Meliputi instalasi sistem operasi jaringan, konsep, instalasi services, konfigurasi, dan pengujian konfigurasi remote server, DHCP server, DNS server, FTP server, file server, web server, mail server, database server, Control Panel Hosting, Share Hosting Server, Dedicated Hosting Server, Virtual Private Server, VPN server, sistem kontrol, dan monitoring. Â
Pada akhir fase F, peserta didik mampu menginstalasi sistem operasi jaringan, menjelaskan konsep, menginstalasi services, mengkonfigurasi dan menguji konfigurasi remote server, DHCP server, DNS server, FTP server, file server, web server, mail server, database server, Control Panel Hosting, Share Hosting Server, Dedicated Hosting Server, Virtual Private Server, VPN server, sistem kontrol dan monitoring. Â
Administrasi Sistem Jaringan
Pada akhir fase F Peserta didik mampu merencanakan topologi dan arsitektur jaringan, pengumpulan kebutuhan teknis pengguna yang menggunakan jaringan, pengumpulan data perelatan jaringan dengan teknologi yang sesuai, pengalamatan jaringan CIDR, VLSM dan menghitung Subnetting
Pada akhir fase F, peserta didik mampu menginstalasi jaringan kabel dan nirkabel, melakukan perawatan dan perbaikan jaringan kabel dan nirkabel, memahami standar jaringan nirkabel, memilih teknologi jaringan nirkabel indoor dan outdoor sesuai kebutuhan, melakukan instalasi perangkat jaringan nirkabel, menguji instalasi perangkat jaringan nirkabel, menjelaskan konsep layanan Voice over IP (VoIP), mengkonfigurasi layanan Voice over IP (VoIP), memahami jaringan fiber optic, memahami jenis-jenis kabel fiber optic, memilih kabel fiber optic, menerapkan fungsi alat kerja fiber optic, menggunakan alat kerja fiber optic, melakukan sambungan fiber optic, dan melakukan perbaikan jaringan fiber optic.
Pada akhir fase F, peserta didik mampu memasang perangkat jaringan ke dalam sistem jaringan, mengganti perangkat jaringan sesuai dengan kebutuhan, menjelaskan konsep VLAN, mengkonfigurasi dan menguji VLAN, memahami proses routing dan jenis-jenis routing, mengkonfigurasi, menganalisis permasalahan dan memperbaiki konfigurasi routing statis dan routing dinamis, mengkonfigurasi NAT, menganalisis permasalahan internet gateway dan memperbaiki konfigurasi NAT, mengkonfigurasi, menganalisis permasalahan dan memperbaiki konfigurasi proxy server, manajemen bandwidth dan load balancing.
Pada akhir fase F, peserta didik mampu memahami kebijakan penggunaan jaringan, memahami kemungkinan ancaman dan serangan terhadap keamanan jaringan, menentukan sistem keamanan jaringan yang dibutuhkan, memahami firewall pada host dan server, memahami kebutuhan persyaratan alat-alat untuk membangun server firewall, menganalisis konsep dan implementasi firewall di host dan server, memahami fungsi dan cara kerja server autentifikasi, memahami kebutuhan persyaratan alat-alat untuk membangun server autentifikasi, menganalisis cara kerja sistem pendeteksi dan penahan ancaman/serangan yang masuk ke jaringan, menganalisis fungsi dan tata cara pengamanan server-server layanan pada jaringan, dan memahami tata cara pengamanan komunikasi data menggunakan teknik kriptografi.
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Teknik Komputer dan Jaringan pada tingkat teknis, spesifik, detail, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Teknik Komputer dan Jaringan. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
Capaian Pembelajaran (CP) Mata Pelajaran Cyber Security untuk SMK Konsentrasi Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) yang mengacu pada kompetensi dasar keamanan siber dan kebutuhan dunia kerja.
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu memahami konsep dasar keamanan siber (Cyber Security), prinsip-prinsip keamanan informasi, serta ancaman dan risiko yang dapat memengaruhi kerahasiaan (Confidentiality), keutuhan (Integrity), dan ketersediaan (Availability) informasi.
Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai jenis ancaman siber, seperti malware, phishing, ransomware, social engineering, serangan terhadap jaringan, serta kerentanan sistem, kemudian menerapkan langkah-langkah pencegahan sesuai prosedur keamanan.
Peserta didik mampu menerapkan pengamanan pada sistem operasi, perangkat jaringan, server, dan layanan berbasis cloud melalui konfigurasi autentikasi, otorisasi, firewall, enkripsi, Virtual Private Network (VPN), pengelolaan hak akses, serta pembaruan sistem (patch management).
Peserta didik mampu menggunakan perangkat lunak keamanan untuk melakukan pemantauan, analisis log, pemindaian kerentanan (vulnerability assessment), serta melakukan mitigasi terhadap risiko keamanan sesuai dengan standar operasional.
Peserta didik mampu menerapkan praktik keamanan siber yang beretika, mendokumentasikan hasil pengujian dan implementasi keamanan, bekerja secara kolaboratif, serta menunjukkan sikap profesional, bertanggung jawab, dan patuh terhadap etika serta peraturan yang berlaku dalam pemanfaatan teknologi informasi.
Capaian Pembelajaran (CP) mata pelajaran Cloud Computing untuk SMK (Konsentrasi Keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi/TKJ) yang disusun berdasarkan kompetensi dasar cloud computing.
Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu memahami konsep dasar komputasi awan (Cloud Computing), menjelaskan karakteristik, manfaat, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia industri. Peserta didik mampu membedakan model layanan cloud (IaaS, PaaS, dan SaaS) serta model implementasi cloud (Public Cloud, Private Cloud, Hybrid Cloud, dan Community Cloud).
Peserta didik mampu membuat dan mengelola akun pada penyedia layanan cloud, mengonfigurasi sumber daya komputasi seperti Virtual Machine (VM), Virtual Private Cloud (VPC), penyimpanan berbasis cloud (Cloud Storage), serta jaringan virtual sesuai kebutuhan.
Peserta didik mampu menginstal, mengonfigurasi, mengelola, dan melakukan pemeliharaan layanan penyimpanan jaringan berbasis TrueNAS/FreeNAS maupun layanan cloud publik seperti Google Cloud Platform (GCP) atau Amazon Web Services (AWS) sesuai prosedur operasional yang berlaku.
Peserta didik mampu menerapkan prinsip keamanan layanan cloud melalui pengelolaan identitas pengguna (IAM), pengaturan hak akses, firewall, backup, monitoring, serta melakukan pemecahan masalah (troubleshooting) sederhana terhadap layanan cloud.
Peserta didik mampu mendokumentasikan konfigurasi, menyusun laporan hasil implementasi, serta bekerja secara kolaboratif dengan menerapkan budaya kerja profesional, keselamatan kerja, etika digital, dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi cloud.